Sebelum Interview

Ada beberapa hal yang perlu kalian lakukan sebelum melaksanakan interview kerja.
1. Pastikan Lokasinya: Panggilan untuk interview dilakukan berbagai cara, via telepon, surat, bahkan email. Oleh karena itu paling tidak sehari sebelum menjalani interview kalian sudah harus tahu di mana lokasi interview itu dilaksanakan. Jangan sampai kalian baru mencarinya bertepatan dengan hari di saat kalian interview. Ingatlah ada banyak kejadian yang mungkin terjadi selama kalian akan dan menuju tempat interview. Bisa ban motor yang kempes, jalanan macet, hujan dan seterusnya. Mengetahui lokasi interview dengan baik adalah bisa mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan tadi dan kalian bisa memperkirakan waktu untuk berangkat kesana. Apalagi kalau tempatnya di luar kota, lebih baik kalian mencari tumpangan menginap di rumah suadara atau teman yang dekat dengan lokasi dilaksanakan interview.
2. Mencari Info tentang Perusahaan: pastikan kalian tahu tentang perusahaan tempat kaian melamar, jika itu perusahaan besar bisa kalian cari info-nya di internet. Jika tidak ada, maka usahakan melakukan survey kecil-kecilan sebelum melakukan wawancara – malah kalau bias sehari sebelumnya. Cari tahu siapa pemilik perusahaan tersebut, jika orang terkenal mungkin kalian tahu kecenderungan dia di masyarakat seperti apa. Bagaimana komentar karyawan yang sudah kerja di sana. Isu apa yang terjadi dengan perusahaan tersebut di masyarakat. Misalnya, seorang teman saya terpaksa meninggalkan pekerjaan barunya, karena ternyata dia ditempatkan di bagian humas yang menangani komplain dengan masyarakat sekitar. Setelah diselidiki lebih jauh ternyata perusahaan tempat dia bekerja banyak sekali melakukan pencemaran lingkungan sehingga banyak diprotes masyakarat sekitar dan bahkan diperkarakan di pengadilan. Meski secara gaji dia mendapatkan penghasilan yang besar, tetapi dia tidak bisa menjalani pekerjaan yang harus bertentangan dengan hati nuraninya. Masalah lain lagi yang harus kalian ketahui disana adalah budaya kerja, system libur dan sebagainya, kalau kalian bisa menggalinya maka kalian bisa mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan. Termasuk apakah perusahaan tersebut memberikan kebebasan beribadah kepada karyawannya. Salah seorang murid saya terpaksa menolak bekerja di suatu perusahaan, padahal dia sudah nyata-nyata diterima. Pasalnya hanya karena di perusahaan tersebut tidak ada mushallanya dan yang lebih memprihatinkan susah sekali mengatur waktu untuk menyempatkan sekedar sholat.
3. Mempelajari Surat Lamaran : Lihat lagi surat lamaran kalian, apa saja yang telah kalian tulis di sana, siapkan jawaban yang mungkin akan ditanyakan terkait dengan surat lamaran yang kalian kirim. Pastikan kalian benar-benar menguasai apapun yang pertanyaan yang ada kaitannya dengan surat lamaran kalian. Misalnya: jika kalian mencantumkan referensi seseorang di surat tersebut, pastikan kalian sudah menghubungi orangnya. Ada sebuah kejadian, suatu ketika ada sebuah pimpinan perusahaan menghubungi direktur di tempat pelatihan di mana saya bekerja, setelah kami tanyakan, ternyata salah seorang peserta pelatihan mencatumkan nama direktur sebagai referensi di surat lamaran, susahnya direktur tidak selalu berada di tempat, dan tentu saja kami tidak begitu saja memberikan nomor telepon prinadinya kepada semua orang. Nah jika ini sampai terjadi maka yang rugi adalah kalian sendiri.
4. Mempersiapkan dokumen pendukung : masih terkait dengan surat lamaran, maka yang harus kalian siapkan adalah dokumen-dokumen pendukung yang tercantum dalam surat lamaran atau CV/resume kalian. Misalnya: sertifikat pelatihan atau keahilan tertentu dan seterusnya, termasuk di sini misalnya kartu identitas diri.
5. Mempelajari pertanyaan dalam wawancara : selanjutnya adalah mempelajari jenis-jenis pertanyaan yang kira-kira dan banyak ditanyakan di wawancara. Misalnya: jika kalian diminta menceritakan tentang diri kalian dengan tidak lebih dari lima menit, kira-kira apa yang harus kalian katakana. Atau bahkan pertanyaannya sederhana, misalnya: sebutkan diri anda dalam 3 kata sifat. Nah oleh karena itu persiapan kalian sangat penting. Predict unpredictable – siapkan yang tidak terduga – mungkin itu kata yang tepat.
6. Jagalah kesehatan: ingat meski ini wawancara kerja yang menentukan lulus tidaknya kalian, tetapi tetaplah rileks dan santai. Untuk rileks dan santai diperlukan jiwa yang stabil, salah satunya adalah dengan kondisi badan yang sehat. Jangan sampai misalnya ketika wawancara badan kalian terasa lesu, bahkan bersin-bersin dan batuk-batuk. Wah yang jelas bisa mengurangi penampilan dan stamina kalian deh. Makan yang teratur dan minum air putih yang banyak agar tubuh tetap segar.
7. Persiapkan pakaian yang layak: Salah satu hal yang terkadang di abaikan adalah para peserta wawancara tidak bisa membadakan antara mereka akan melakukan interview kerja atau pergi nonton bioskop. Hal itu nmapak dari pakaiannya, ada yang terlalu informal, hanya memakai kaos dan sepatu kets – meski harganya mahal – dan potongan rambut yang trendy. Kalau kalian mau audisi Indonesian idol gak masalah, tetapi jika kalian mau interview kerja ya tolong sesuaikan dengan suasana kerja. Ada beberapa perusahan yang juga mensyaratkan pakaian tertentu ketika wawancara, oleh karenanya ya harus kalian ikuti.