Bagaimana Cara Mendapatkan Tempat Magang?
Setelah kalian baca keterangan di atas tentang magang, mungkin kalian sudah tidak sabar untuk mencobanya. Tetapi permasalahannya adalah bagaimana cara agar bisa diterima magang di sebuah perusahaan? Bukankah untuk mencari tempat magang juga susah?
Baiklah, saya akan bantu pertanyaan tersebut. Meski menurut saya untuk bisa magang di suatu tempat bisa dikatakan gampang-gampang susah. Dikatakan gampang, buktinya hampir tiap tahun ribuan bahkan jutaan anak SMK dan juga yang sedang kuliah bisa melakukan pratik kerja dan magang di ribuan tempat, baik sektor formal seperti kantor dan perusahan dan sektor informal seperti usaha kecil dan menengah hingga toko-toko dan bengkel-bengkel yang bisa kita temui di hampi semua tempat.
Dikatakan sulit, jika memang kalian tidak tahu caranya. Saya yakin bagi kalian yang lulusan SMK hal itu bukan masalah, tetapi bagi yang lulusan sekolah umum seperti SMA atau Madrasah akan jadi kendala tersendiri. Untuk itu ada beberapa cara berikut yang bisa kalian coba.
1. Pendekatan personal : yaitu dengan mengajukan diri secara pribadi kepada lembaga atau instansi atau usaha yang akan menjadi tempat magang kalian. Misalnya saja kalian ingin memperdalam kemampuan komputer dan sekaligus dan pengalaman kerja. Maka kalian bisa mendatangi tempat kursusan komputer dan mengajukan magang disana. Katakan keinginan kalian – yang paling kalian utamakan adalah untuk mendapatkan pengalaman kerja. Biasanya bila itu lembaga pendidikan / pelatihan apalagi milik pemerintah (seperti Balai Latihan Kerja), menurut saya lebih mudah. Sekali lagi jika komunikasi kalian baik dan tepat insyaAllah akan diijinkan. Cara lain yang termasuk dnegan pendekatan personal ini adalah dengan mendapatkan referensi dari orang lain yang kenal dengan pengelola / pimpinan lembaga / perusahaan atau intansi yang akan kalian tempati magang. Entah itu dari saudara / teman atau bahkan orang tua yang kerja di tempat itu atau dari guru kalian dan seterusnya. Saya bisa menguasai mengoperasikan komputer dan menguasai beberapa programnya hanya gara-gara sebelum lulus saya harus mendapatkan uang saku tambahan untuk menyelesaikan skripsi saya. Akhirnya saya tinggal di sebuah rental dan kursusan komputer milik teman saya. Pada mulanya saya hanya diajari bagaimana menghidupkan komputer dan dasar-dasar pengetikan. Selanjutnya saya bertugas mengetik makalah atau skripsi milik pelanggan, sambil kerja saya diminta belajar program lain, lambat laun tidak hanya jadi tukang ketik tetapi juga diminta menganalisa data hasil penelitian dari para mahasiswa, begitu seterusnya hingga saya menguasai beberapa program. Dan Alhamdulillah pengalaman saya itu sangat berguna ketika saya lulus dan melamar pekerjaan, selain dapat keterampilan komputer secara gratis, bahkan dibayar – karena mengerjakan beberapa ketikan dan analisa data skripsi – saya juga mendapatkan surat keterangan pengalaman kerja dari pemilik usaha tersebut.
2. Pendekatan Formal : jika kalian merasa tidak pede dengan pendekatan personal, maka cara yang lain adalah dengan memanfaatkan almamater tempat belajar kalian. Artinya kalian meminta surat keterangan dan surat rekomendasi untuk melakukan magang kerja dari sekolah kalian. Lho khan sudah lulus? Nggak masalah, sepanjang yang saya ketahui sekolah tempat kalian belajar akan senang sekali membantu alumninya untuk berhasil dan sukses, karena dengan kalian berhasil maka juga akan membawa nilai positif bagi sekolah kalian juga. Apalagi kalau kalian dikenal sebagai siswa yang aktif dan tidak bermasalah selama belajar maka – insyaAllah – dengan senang hati sekolah kalian akan membantu. Terlebih lagi kalau kalian almuni dari SMK yang biasanya disana ada BKK (Bursa Kerja Khusus) yang dibawah naungan Departemen tenaga kerja secara langsung.
Memang untuk beberapa perusahaan yang tidak setiap saat bisa menerima peserta magang kerja, tetapi jangan pernah pesimis – masih banyak tempat kalian untuk magang. Oleh karena itu buatlah daftar tempat kalian magang dan yang terpenting lagi MEMBUAT TARGET apa yang akan kalian dapatkan dari tempat tersebut. Misalnya? Yang jelas pengalaman kerja, keterampilan tertentu, membina jaringan, dan seterusnya. Selain itu kalian harus membuat prioritas, misalnya: jika kalian tahu bahwa magang disebuah lembaga / perusahaan / instansi tertentu harus memiliki keterampilan standar, misalnya bisa mengoperasikan komputer dan internet, maka jika kalian belum bisa atau belum lancar maka prioritas pertama adalah magang di tempat pelatihan komputer atau bahkan warnet dan selanjutkan ke perusahaan yang kalian inginkan tersebut.
Dengan membuat target seperti itu, maka kalian akan tahu apa yang harus dilakukan selama magang kerja dan tentu saja bisa mendapatkan yang kalian inginkan.
Selamat mencoba!
*******
http://hmc.web.id (belajar bahasa inggris lewat nasyid)










menarik tulisannya makasih dah bagi-bagi ilmunya
Salam dari sbyy…