Ketika Selesai Interview dan Menunggu hasilnya
Sesi tanya jawab yang mendebarkan telah berlalu, maka saat yang lebih mendebarkan lagi sedang menunggu kalian. Apa saja yang harus kalian lakukan?
1) Mengucapkan terima kasih : ucapkan terima kasih atas kesempatan interview yang diberikan kepada kalian, apapun kondisinya kalian ketika menjawab interview. Ucapkan dengan tulus dan dengan senyum.
2) Meminta Nomor Kontak : mintalah nomor kontak atau tempat informasi untuk menanyakan hasil dari interview. Selain itu jangan segan-segan jika memungkinkan menanyakan kepada peng-interview nama dan alamat yang bisa dihungi, apa fungsinya, jikalau kalian gagal – kalian bisa meminta saran dan masukan, mengapa kalian gagal dan apa saja yang harus kalian perbaiki ketika interview. Jika diterima, ucapkan terima kasih kepada orang yang telah menginterview kalian.
3) Mengirimkan Ucapan terima Kasih : follow-up letter begitu istilah bahasa inggrisnya. Apa isinya? Yaitu ucapan terima kasih telah diberi kesempatan wawancara. Bukankan sudah diucapkan saat setelah interview? Iya, tetapi dengan mengirimkan surat ucapan terima kasih akan menunjukkan bahwa kalian serius dan profesional.
4) Mencatat pertanyaan sulit : Catatlah apa yang kalian anggap sulit ketika berlangsung interview. Carilah jawabannya kepada oraang-orang yang kalian anggap tahu atau melalui literatur dan mungkin juga bisa kalian cari di internet. Hal ini penting bagi bekal kalian ketika suatu saat akan melakukan interview lagi.
5) Tanyakan jika saatnya : biasanya kalian akan diberitahu informasi kapan hasil interview diumumkan, apakah melalui telepon, surat, fax dan seterusnya. Satu hal yang pasti jika batas waktu yang telah dijanjikan kalian belum mendapatkan kepastian maka manfaatkan nomor kontak yang kalian dapatkan saat setelah interview.
6) Jika kalian diterima : tanyakan apa yang harus kalian persiapkan, apakah ada test lagi – seperti kesehatan atau lainnya, kapan kalian harus kembali ke perusahaan dan sebagainya.
7) Minta Masukan : jika kalian tidak diterima, maka tanyakan dan mintalah masukan apa yang harus kalian perbaiki pada saat seleksi karyawan yang kalian ikuti.
Jangan Bengong : jika satu kesempatan telah kalian coba dan hasilnya kalian gagal, yakinlah bahwa itu adalah yang terbaik bagi kalian, dan apa yang telah kalian lakukan pasti ada manfaatnya – apapun hasilnya. Dengan mempunyai sifat mental demikian maka kalian akan tetap bersemangat dan terus berbenah. Pernah dengar cerita Thomas Alva Edison penemu bola lampu listri itu? Berpuluh-puluh kali (bahkan ada yang bilang ratusan kali) dia gagal menciptaka bola lampu. Sampai-sampai orang-orang disekitarnya menganggap apa yang dilakukannya adalah sia-sia dan mereka meminta dia menghentikan kegiatannya. Tetapi dengan tenang Edison menjawab bahwa semua yang telah dilakukan itu adalah jalan menuju keberhasilannya. Saya juga teringat, ketika salah seorang peserta pelatihan yang saya bimbing, beberapa kali gagal mencari tempat magang dia kembali lagi ke kantor saya untuk meminta lagi proposal untuk dikirimkan ke perusahaan lain. Ketika saya tanya: “Berapa kali kamu ditolak untuk magang?” Sambil tertawa dia menjawab dengan santai: “Baru sekitar lima belas Pak!” Ah saya bangga sekali dengan sikapnya yang masih bisa tertawa ditengah kegagalannya. “Semua itu saya kira untuk melatih kamu agar tidak mudah menyerah dan menemukan tempat yang pas buat magang, dan mudah-mudahan juga berguna ketika mencari kerja nanti..” begitu komentar saya.. “Terimakasih Pak..” katanya sambil tetap tersenyum.So? Nggak perlu terlalu susah…segera cari lagi informasi peluang yang ada dan segera kejar dan dapatkan!










terima kasih nih pak,
itu bebarti bgt u/ memacu semangat saya nyari kerja lagi
wah bermanfaat banget nh postingannya..